PT DPM Hadir Memberikan Manfaat Seimbang Bagi Alam dan Masyarakat

oleh -210 Dilihat
POHON MANGROVE: Pihak PT DMP melakukan monitoring/ peninjauan pohon mangrove (Rhizophora apiculata) yang ditanam beberapa tahun lalu, untuk rehabilitasi daerah aliran sungai (DAS), foto dipetik beberapa waktu lalu.(Foto/Serenews.id Ist)
banner 468x60

Sidikalang, Serenews.id– PT Dairi Prima Mineral (PT DPM) melaksanakan Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) sebagai salah satu kewajiban pemegang Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH). Perusahaan telah menanam sebanyak 198.000 pohon mangrove (Rhizophora apiculata) 2023.

Chief Legal and External Relations Officer PT DPM, Radianto Arifin, Selasa (14/7/2026) di Sidikalang mengatakan, hasil monitoring beberapa waktu lalu, tanaman mangrove yang ditanam telah tumbuh bagus dengan tinggi rata-rata mencapai 1,5–2,5 meter di area seluas kurang lebih 60 hektare di kawasan Hutan Produksi Terbatas wilayah DAS Serang Jaya, Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Diterangkan, program itu merupakan upaya untuk memulihkan dan mempertahankan fungsi hutan sekaligus mendukung kelestarian lingkungan di wilayah yang telah ditetapkan oleh Kementerian Kehutanan. Rehabilitasi DAS tidak hanya menjadi bentuk kepatuhan perusahaan terhadap peraturan, tetapi juga bagian dari upaya menjaga keberlanjutan lingkungan.

“Rehabilitasi DAS merupakan tanggung jawab yang kami laksanakan sebagai pemegang IPPKH. Kami ingin setiap program lingkungan yang dijalankan juga memberikan manfaat yang lebih luas. Karena, selain melakukan rehabilitasi kawasan hutan, perusahaan juga menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat yang mendukung pelestarian lingkungan sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat,” ucapnya.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan di Kabupaten Dairi, diantaranya memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, PT DPM bersama masyarakat lingkar tambang dan organisasi pemuda melaksanakan penanaman pohon di Desa Longkotan sekaligus menyerahkan 1.400 bibit kopi dan kemiri kepada petani di Kecamatan Silima Pungga-Pungga.

Program itu diharapkan dapat mendukung penghijauan sekaligus meningkatkan produktivitas komoditas pertanian masyarakat. Kemudian, perusahaan juga menyerahkan 10 ribu bibit pohon kemiri kepada Pemkab Dairi sebagai dukungan terhadap Gerakan Penanaman Sejuta Pohon.

Sementara pada sektor pertanian, PT DPM bekerja sama dengan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Dairi menggelar pelatihan budidaya kakao bagi 120 petani dari enam desa dan kelurahan lingkar tambang yakni Desa Longkotan, Tungtung Batu, Bonian, Bongkaras, Polling Anak-Anak dan PT Dairi Prima Mineral Kelurahan Parongil. Peserta juga menerima bibit kakao untuk dikembangkan di lahan masing-masing.

Radianto Arifin menambahkan bahwa seluruh kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang dilaksanakan perusahaan secara berkelanjutan.

“Kami berharap berbagai program yang dijalankan dapat memberikan manfaat yang seimbang, baik bagi lingkungan maupun masyarakat. Melalui rehabilitasi DAS, penanaman pohon produktif, bantuan bibit dan peningkatan kapasitas petani, kami ingin berkontribusi dalam menjaga kelestarian alam sekaligus mendukung pengembangan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan,” pungkas Radianto Arifin.(*)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.