Sidikalang,Serenews.id– Warga Desa Pandiangan Kecamatan Lae Parira, Dairi gelar aksi damai ke DPRD Dairi dan meminta Pemerintah Kabupaten Dairi medukung PT Dairi Prima Mineral (PT DPM) segera beroperasi, Selasa (26/5/2026).
Piter Simanullang dan Erik Sigalingging di lokasi mengatakan, aksi damai dilakukan untuk menyatakan sikap bahwa masyarakat Desa Pandiangan turut mendukung kehadiran investor tambang di Dairi. Desa Pandiangan salah satu desa yang berada di kawasan lingkar tambang timah hitam itu.
Selama ini, warga Desa Pandiangan kerap dihubungkan penolak PT DPM, pada hal realitanya yang menolak PT DPM, hanya segelintir orang dari 10 dusun Desa Pandiangan.
“Tidak benar warga Desa Pandiangan 100 persen menolak kehadiran PT DPM. Buktinya kami hadir menyampaikan dukungan, agar perusahaan segera beroperasi. Penolak PT DPM palingan sekitar 30 persen dari sekitar 1.300 orang lebih penduduk desa,” ucap Piter.
Mereka menilai, kehadiran perusahaan itu bisa meningkatkan kesejahteraan perekonomian masyarakat Dairi terkhusus masyarakat lingkar tambang.
Selain peningkatan kesejahteraan masyarakat,dibukanya perusahaan itu, pemuda Desa Pandiangan nantinya bisa diterima bekerja di perusahaan tersebut. Kemudian perbaikan infrastruktur jalan yang saat ini kondisinya rusak berat.
Massa aksa damai diterima Sekretaris Daerah Dairi, Surung Charles Lamhot Bantjin menyampaikan, apresiasi kepada warga Desa Pandiangan yang menyampaikan aspirasi atas dukungan supaya PT DPM segera beroperasi. Pemkab Dairi mendukung kehadiran investor ke Dairi dengan tujuan yang mulia.
Pemkab juga gencar melakukan perbaikan insfrastruktur terkhusus jalan, adanya investor dengan harapan bisa berkolaborasi dengan memperbaiki akses jalan terkhusus di Desa Pandiangan.
Ia menyampaikan kepada warga Desa Pandiangan agar tetap menjaga kondusifitas, karena adanya perbedaan pendapat mendukung dan menolak investor antar sesama warga.(*)

