Periode Januari- April 2026, Polres Dairi Tangkap 22 Pengedar Narkotika

oleh -52 Dilihat
banner 468x60

Sidikalang, Serenews.id — Kepolisian Resort (Polres) Dairi ungkap sebanyak 31 kasus narkoba sejak Januari 2026- April 2026 dan menetapkan 43 tersangka.

Kapolres Dairi, AKBP Otniel Siahaan didampingi Kasat Narkoba, Iptu Marlon Hutapea, Kabag Ops, Kompol Luhut B. Sihombing, Kasi Humas AKP Syahri Ramadhan, Selasa (28/4/2026) di Mapolres Dairi menyampaikan bahwa capaian tersebut bukan sekadar angka, melainkan bentuk nyata kehadiran negara dalam melindungi masyarakat dari bahaya narkotika.

“Ini bukan hanya tentang penindakan hukum tetapi tentang menyelamatkan generasi bangsa dari kehancuran akibat narkoba. Kami berkomitmen untuk terus memberantas peredaran narkotika tanpa kompromi,” tegasnya.

Diterangkan, dari total tersangka yang diamankan terdapat 22 orang berperan sebagai pengedar, dua orang sebagai kurir dan sebanyak 19 orang sebagai pemakai. Dari angka itu, menunjukkan bahwa jaringan peredaran narkoba masih berjalan secara sistematis dan terorganisir.

Dari tangan para pelaku, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti yang cukup signifikan yakni sebanyak 30,91 gram sabu, sebanyak 423,40 gram ganja kering, serta sebanyak 10 batang pohon ganja.

“Barang bukti tersebut dinilai memiliki potensi besar dalam merusak kehidupan masyarakat apabila tidak segera diamankan,” ucapnya.

Katanya, setiap gram narkotika yang berhasil disita merupakan bagian dari upaya menyelamatkan masa depan banyak orang. Di balik barang bukti ini, ada banyak potensi kerusakan yang berhasil dicegah. Karena itu, pihaknya akan terus bergerak secara konsisten dan tegas dalam memutus rantai peredaran narkoba.

Ia juga menekankan bahwa pemberantasan narkotika tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga harus diimbangi dengan langkah pencegahan serta keterlibatan aktif masyarakat.

“Peran masyarakat sangat penting dalam memberikan informasi awal terkait aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan narkotika. Tanpa dukungan tersebut, upaya aparat tidak akan berjalan maksimal,” terangnya.

Orang nomor satu di Polres Dairi itu menegaskan, bahwa pihaknya terus memperkuat langkah-langkah preventif melalui sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda, agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.

“Narkotika bukan hanya merusak kesehatan fisik tetapi juga menghancurkan masa depan individu, keluarga, bahkan bangsa. Oleh karena itu, kesadaran kolektif menjadi kunci utama dalam memerangi ancaman tersebut,” pungkasnya.

Pihaknya, berkomitmen terus memerangi peredaran narkotika di Dairi. Pengungkapan itu bagian keseriusan memerangi narkotika dan tidak memberikan ruang untuk peredaran.(*)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.